KL301

Mikroprosesor

By

Mengejar Ilmu sampai ke negeri Cina #2

Terima kasih sudah membaca Post Sebelumnya, krn long post jadi saya membuat #2 nya. Krn di di bagian 1 lebih ke Action, sedangkah yg ke 2 lebih ke hasil dari action sebelumnya dan jati diri CCIT. Semoga bermanfaat bagi teman2 yg sedang menggeluti atau mau belajar tentang CCIT.

Read More

By

Mengejar Ilmu sampai ke negeri Cina #1

Sebelumnya kenapa judulnya bukan Tuntutlah Ilmu sampai ke negeri Cina. Krn kata yg pas bagi saya konotasinya action jadi mengejar ilmu itu sendiri. Kata “Cina” dlm judul bagi saya hanya sekedar kiasan untuk mengingatkan akan pentingnya mencari ilmu/pengetahuan yg  perlu diupayakan secara luas, di luar area kampus kita sendiri. Bila perlu hingga ke negeri-negeri seberang.

Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan hasil pekerjaan kami di SPH International Kemang tanggal 16 Juni 2015. Alasan saya membuat cermi ini untuk mencari tahu lebih jauh tentang apa itu CCIT dan bagaimana pengalaman CCIT mengajarkan kita menyelesaikan masalah2 yg muncul dalam kehidupan sehari-hari maupun pekerjaan. Jadi memanfaatkan waktu libur ujian kuliah saya dan libur skripsi bagi ke 2 teman saya, dgn kegiatan yg membangun knowledge. Krn semangat itu bisa di tularkan kepada org yg memiliki visi yg sama. Semoga kita berada di visi yg sama. Read More

By

Personal project TM 2

Pada semester 8 ini saya mengambil mata kuliah Mikroprosesor dengan dosen Bapak Ignatius dan pada tugas sekarang ini mendapat tugas personal project menyalakan lampu LED.
Karena saya masih awam dalam membuat project tersebut, saya sendiri di bimbing oleh teman saya Muhammad Khibani Fakhri, beliau yang membimbing saya selama tugas project personal ini berlangsung. Read More

By

Project TM2 – Muhamad Indra Bagus Sankar

Assalamaualaikum Wr. Wb.

Melanjutkan project TM1 1 yang sebelumnya, kali ini Pak Ignatius memberikan tugas untuk membuat seven segment. Ya hampir batas waktu selesai saya baru bisa menyelesaikan tugas 2 komponen seperti Seven segment dan resistor 330 ohm. Mohon maaf apabila saya mengerjakan tugasnya sudah diluar tanggal due date. semoga bapak bisa memakluminya.

Berikut beberapa foto Pembuktiannya :

Sepulang kelas pengganti saya langsung mengerjakan tugas tm2 dibantu teman teman saya dan Alhamdulilah Selesai Juga Tugas TM2 .

Terimakasih atas tugas yang diberikan oleh pak Agus semoga ilmunya bermanfaat.

Mohon Maaf pak sekali lagi kalo terlambat mengerjakan tugasnya , karena kemalasan saya.

By

Personal Project TM2 (Taupan fauzi Sudarmawan)

Tugas mandiri 2

Tugas Personal Project :
Membuat alat menggunakan mikrokontroler yang diprogram, ada input , ada proses menggunakan program dan ada output yang dikontrol dari input sesuai dengan program yang dimasukkan ke dalam mikrokontroler tersebut.

Menghidupkan LCD dengan tombol.

status : tercapai

keterangan : dalam mengerjakan tugas TM2 ini memang banyak kendala seperti miso dan mosinya , terus vccnya nyambung solderanya dan lain lainya. tetapi saya tidak berhenti sampai situ saya benerin akhirnya saya bisa kembali dan melanjutkan tugas project ini dengan sedikit bantuan teman teman seperti vijay , dan bang arwan yang telah membantu saya dalam tugas mandiri 2.

berikut hasilnya :

 

 

dan makasih kak kak yang sudah membantu saya dalam project ini.

By

Personal Project TM2

Personal Project TM2 merupakan lanjutan dari project TM1. Setelah para mahasiswa dan para Mahasiswi telah menyelesaikan TM1 maka akan ada tugas lanjutan TM2 dari Pak Ignatius. Tema projectnya sesuai dengan pengelompokan mentor. Saya dimentori oleh surya christian dan mendapatkan project membuat rangkaian 7 segment. Project ini ditujukan agar mahasiswa dapat membuat tampilan angka 0 sampai 9 pada sevent segment tersebut, dengan menggunakan Push Button. Setiap push button berfungsi untuk menampilkan satu angka. Saya Sudah menyelesaikan tugas dari TM2 tersebut tapi saya belom di Ubah lagi dan belum BIsa menyala

By

Project TM2 – Maulana Irfania Yusuf

Assalamaualaikum Wr. Wb.

Selamet Pagi Semua.

Melanjutkan project TM1 1 yang sebelumnya, walaupun project TM 1 saya ketinggalan , kali ini Pak Ignatius memberikan tugas untuk membuat seven segment.
Ya hampir batas waktu selesai saya baru bisa menyelesaikan tugas 2 komponen seperti Seven segment dan resistor 330 ohm. saya tambahkan di alat tugas pertama walapun saya tidak tercapai tugas mandiri 1.
saya berusaha mengerjakan tugas tersebut ya mohon maaf apabila alat saya belum sempurna di karenakan yang menyala hanya angka 8.
saya harap bapak bisa memakluminya.

berikut beberapa foto pembuktiannya :

semoga ilmu ini bermanfaat untuk saya mengerjakan skripsi semester depan.

terima kasih sebelumnya pak ignatius

By

iSur

Pertanyaan : iSur

Status : Tercapai 100%

Pernyataan : Saya telah mengisi kuisioner dosen di dalam iSur

Pembuktian :

By

Timer

Timer/Counter ialah salah satu fitur yang terdapat pada mikrokontroller yang mempunyai fungsi penyacah nilai berdasarkan nilai frekuensi yang digunakan. Nilai frekuensi ini juga bisa kita ubah-ubah sesuai dengan kebutuhan kita sobat. Nilai Frekuensi ini didapat dari hasil bagi antara frekuensi mikrokontroller dengan nilai prescaller.

MACAM-MACAM TIMER/COUNTER :

1. Timer/Counter 0

Merupakan 8 bit timer/counter, pengaturan Timer/Counter 0 diatur oleh TCCR0 (Timer/Counter control register 0) seperti berikut ini:

Gambar 2.1 Register TCCR0

Bit 3 ~ 7 digunakan untuk setting PWM.

Bit 2, 1, 0 (CS02, CS01, CS00): Clock select. Ketiga bit tersebut memilih sumber clock yang akan digunakan oleh timer/counter.

Konfigrasi Bit Clock Set

2. Timer/Counter 1

Merupakan 16-bit timer/counter sehingga terdapat perbedaan cara pengaksesannya dengan 8-bit timer/counter. 16-bit (1 word) timer/counter harus diakses dengan 8 bit high dan 8 bit low.

Pengaturan Timer/Counter1 juga diatur oleh register TCCR1B.

Bit 2,1,0 (CS1 2:0): Clock Select. Ketiga bit tersebut (CS2/CS1/CS0) mengatur sumber clock yang digunakan untuk Timer/Counter1.

3. Timer/Counter 2

Timer/Counter2 adalah 8-bit Timer/Counter, pengaturan pada Timer/Counter2 diatur oleh TCCR2 (Timer/Counter Control Register 2).

Register TCCR2

Bit 2,1,0 (CS22; CS21, CS20): Clock Select. Ketiga bit ini memilih sumber clock yang akan digunakan oleh Timer/Counter.

Tabel 2.3 Konfigurasi Bit Clock Select untuk Memilih Sumber Clock

Register TIMSK dan TIFR

Selain register-register di atas, terdapat pula register TIMSK (Timer/Counter Interrupt Mask Register) dan register TIFR (Timer/Counter

Interrupt Flag Register).

OCIEx: Output Compare Match Interrupt Enable. Jika bit tersebut diberi logika 1 dan bit I SREG juga berlogika 1, maka bisa dilakukan enable interupsi Output Compare Match Timer/Counter x.
TOIEx: Overflow Interrupt Enable. Jika diberi logika 1 dan bit I SREG juga berlogika 1, maka bisa dilakukan enable interupsi Overflow Timer/Counter x.
TCIE1: Timer/Counter 1, Input Capture Interrupt Enable

Register TIFR

Register TIFRernilai 1 (set) jika terjadi compare match antara Timer/Counter x dan data di OCRx (Output Compare Register x). OCFx di-clear secara hardware ketika pengeksekusian corresponding interrupt handling vector. Atau, jika diberi nilai 1 secara lagsung ke bit flag. Saat bit I SREG, OCIEx, dan OCFx set (berlogika 1), maka Timer/Counter x Compare Match Interrupt dieksekusi.

TOVx: Timer/Counter x Overflow Flag. Bit ini akan set (bernilai 1) saat terjadi overflow di Timer/Counter x. TOVx akan clear (bernilai 0) secara hardware saat pengeksekusian corresponding interrupt handling vector. Atau, diberikan logika 1 ke bit flag. Saat bit i SREG, TOIEx (Timer/Counter x Overflow Interrupt Enable), dan TOVx set, akan terjadi pengeksekusian Timer/Counter x Overflow Interrupt. Pada mode PWM, bit ini set ketika Timer/Counter x mengubah arah perhitungan hingga menuju nilai 0x00.

4. Setting Timer

Sebelum kita melakukan setting timer maka kita tentukan dahulu nilai delay yang kita inginkan lalu bisa kita dapatkan nilai TCNTnya

TCNT : Nilai timer (Hex)

fCLK : Frekuensi clock (crystal) yang digunakan (Hz)

T timer : Waktu timer yang diinginkan (detik)

N : Prescaler (1, 8, 64, 256, 1024)

1+FFFFh : Nilai max timer adalah FFFFh dan overflow saat FFFFh ke 0000h

5. Contoh Program

Skema Timer 1 dengan delay 1 detik dengan prescaler 1024 dan fclk 11.0592MHz

Langkah yang perlu dilakukan adalah :

• Aktifkan TOIE1 pada TIMSK

• Masukkan nilai timer ke TCNT1 misalnya : D5D0h

• Set prescaler pada 1024 ( set bit CS12 dan CS10 pada TCCR1B)

• Aktifkan bit global interrupt pada SREG

• Tunggu. Atau lakukan hal yang lain. Semua perhitungan dan pengecekan flag dilakukan oleh hardware.

.equ timer_value=0xD5D0;

…..

timer1d:

ldi r16,0b00000100 ; aktifkan enable interupt

out TIMSK,r16

ldi r16,high(timer_value) ; masukkan nilai timer

out TCNT1H,r16

By

CerMe Hasil Praktek – Nata Nael

Tidak terasa 14 Pertemuan di matakul Mikroprosesor dan Interfacing sudah selesai, jujur sblm membuat CerMe ini saya sedang bingung entah mau melakukan apa, setelah saya baru belajar mengoprek arduino uno saya untuk menghidupkan Led. Terlintas di pikiran saya untuk membuat CerMe. Semoga di CerMe ini memberi pelajaran berharga bwt kita. Cermi ini didedikasikan untuk Dosen kami Pak Ignatius Agus dan teman-teman yg memberikan inspirasi selama pembelajaran di dalam maupun di luar kampus, Mohon maaf sebelumnya bila ada kekeliuran dalam menyampaikan atau kurang berkenan dgn isi artikel ini, krn ini sifatnya membangun semangat dari reactive to be proactive. Read More